oleh

Indonesia Mengkonfirmasi Minat pada F-15EX dan Aset Baru Lainnya

-Berita-18 views

DMTNews – Angkatan Udara Indonesia (TNI-AU) telah mengkonfirmasi minatnya untuk memperoleh sebanyak 36 pesawat tempur Boeing F-15EX sebagai bagian dari rencana modernisasi antara 2021 dan 2024. Panglima TNI-AU Marsekal Fadjar Prasetyo mengatakan kepada media dalam konferensi pers. bahwa rencana pengadaan saat ini sedang ditangani oleh kementerian pertahanan, yang juga mengamati 36 Dassault Rafales bersama dengan aset lain untuk angkatan darat, laut, dan angkatan udara negara itu. Media lokal juga melaporkan bahwa TNI-AU telah mengalokasikan dana untuk memperbarui semua platform pesawat tempurnya, kecuali BAE Systems Hawks.

Dalam presentasi yang diketuai Fadjar, TNI-AU juga mengonfirmasi sedang mengupayakan 15 Lockheed Martin C-130J Hercules, dua “multi-role tanker transport”, 30 radar untuk pertahanan udara, dan kendaraan udara tak berawak untuk melengkapi tiga unit. Ia juga melihat pesawat peringatan dini udara, dan dalam slide presentasi, platform AEW diwakili oleh Saab GlobalEye.

Mulai 2021 hingga 2021, TNI-AU akan merealisasikan akuisisi berbagai platform pertahanan modern secara bertahap,” kata Fadjar. “Esensi terpenting bukanlah peningkatan jumlah platform, tetapi peningkatan kapabilitas.

Tidak adanya Sukhoi Su-35 dari daftar menunjukkan bahwa program tersebut telah sepenuhnya ditinggalkan oleh Jakarta dalam menghadapi Undang-Undang Penentang Amerika Melalui Sanksi AS (CAATSA) yang, jika pembelian Sukhoi dilanjutkan, mungkin telah menjatuhkan sanksi dan pembatasan keberlanjutan platform AS yang baru diakuisisi seperti Boeing AH-64E Apache Guardian, dan Lockheed Martin F-16A / B yang ditingkatkan di bawah Falcon STAR (Structural Augmentation Roadmap).

Juga dalam daftar keinginan Angkatan Darat Indonesia adalah 32 helikopter angkut Sikorsky S-70 Black Hawk dan empat tiltrotor Bell / Boeing V-22 Osprey.
(***)

Sumber: AINOnline

Komentar

Berita Terkait